//
you're reading...
Puisi

BABAD JAMRUD KHATULISTIWA

Tanah yang kita pijak ini adalah surga yang menggoda setiap mata

Kita punya hutan yang kaya

Sumber daya di lautan yang luas

Energi yang terpendam di inti bumi

Semua akan mencukupi kebutuhan kita

Namun, mengapa faktanya tidak?

Orde klasik dan modern berganti

Tapi kita masih saja begini

Kelaparan di lumbung padi

Melarat di tengah tanah surga

Terjerat hutang, hingga para bayi lugu pun harus membayarnya

Jejak-jejak luka yang tertinggal

Menyisakan tangis dan iba

Tersisakah kesadaran?

Terbukakah suara hati?

Ada banyak peringatan di sana-sini

Semuanya bisa terjadi

Karena semesta ini taat pada ketentuan Ilahi

Tsunami hilang, gempa pun berguncang

Mengapa kita yang hanya noktah tak berharga amat angkuh dan tak mau merengkuh?

Kita takkan mampu mengurus diri, hutan, laut, dan energi

Dengan nafsu yang liar tak terkendali

Dalam titisan demokrasi, sekularisme, liberalisme, dan hak asasi

Kita hanya akan bisa teratur

Dengan ketundukan pada Pencipta semua hukum-hukum di jagat semesta ini

Dan semesta pun teratur mengikuti garis-garis peredaran

Yang telah ditetapkan-Nya

3 November 2009

About JAHAR

Reunited World Muslim

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MY FB

Arsip

MY TWEET

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

November 2011
S S R K J S M
    Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930