//
you're reading...
Puisi

BERITA DARI MANUSIA INFERIOR

Bapak petani telah muak diperlakukan tidak adil

Abang becak bosan melihat arogansi wakil rakyat

Pembantu rumah tangga ngomel karena kesombongan majikan

Pedagang cilik komat-kamit mendoakan kehancuran para rentenir

Tukang sapu jalanan … buruh pabrik … dan semua

Yang berada di Front Aksi Manusia Inferior yang tertindas

Mereka telah dididik dalam perut lapar dan derita

“Kalian takkan berarti tanpa keberadaan kami, para cecungguk busuk!”

Dalam suatu demonstrasi, mereka menuntut keadilan

Mereka mengancam para manusia super

Yang masih melenggak-lenggok di puncak  menara negeri

“Kami takkan sudi memilih kalian lagi!” 

“Karena kami tahu, tanpa suara kami kalian akan binasa.

Kami akan saksikan kalian lebih sengsara dan menderita,

Karena hukuman Tuhan telah menanti,

Kami yang bodoh ini telah dididik oleh pengalaman.

Takkan tertipu oleh selembar rupiah,

“yang kalian berikan di jelang pemilihan.” 

About JAHAR

Reunited World Muslim

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MY FB

Arsip

MY TWEET

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

November 2011
S S R K J S M
    Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930