//
you're reading...
Artiikel

PENERBITAN: BISNIS TERKINI & MASA DEPAN YANG MENJANJIKAN

Beberapa  tahun belakangan ini, dunia bisnis penerbitan tengah booming alias lagi ngetrendss. Buktinya, berbagai event Book Fair sering digelar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Solo, dan lain-lain.  Dalam event-event tersebut, sosok penulis kerap menjadi sejajar dengan seniman atau para artis seperti penyanyi dan bintang film. Perhelatan Book Fair pun ada yang diusung dengan tag line pesta buku umum, dan ada pula yang spesial Islamic Book Fair.

Sejumlah penerbitan pun tumbuh menjamur di negeri ini. Selain diramaikan oleh raksasa penerbitan, seperti Gramedia dan Mizan yang mengembangkan lini penerbitan lengkap mulai dari segmentasi anak hingga dewasa; dari fiksi hinggi  non fiksi yang variannya amat beragam; dunia penerbitan di negeri  ini juga diramaikan oleh penerbita indie yang kualitasnya tidak kalah jauh dengan penebit bonafide. Bahkan konon, ke depan penerbitan Inde’ akan menjadi semacam trend baru.

Dengan menjamurnya bisnis penerbitan di negeri ini, secara naturall dunia bisnis kreatif ini membutuhkan sumber daya para penulis handal  untuk meramaikannya.  Kalau dulu penulis itu identik dengan sosok yang penyendiri dan diam terus di kamar; kemudian masa depannya tidak menjanjikan. Maka kini justru sebaliknya, bagi orang-orang yang memiliki hobi menulis inilah peluang masa depan menjanjikan.

Selain bisa menginvestasikan dan mewariskan ide dan ilmu kepada orang-orang dan generasi berikutnya, penulis juga menjanjikan secara materi.  Hal Ini adalah fakta tak terbantahkan. Lihat saja sosok Andrea Hirata, Habiburrahman El-Shirazy, Asma Nadia, A. Fuadi, J.K. Rowling, Dan Brown, dan sederet penulis beken lainnya. Karena kemahiran mereka dalam menulis, mereka kini menjelma bak artis yang popular di berbagai media.  Mereka kerap diundang menjadi pembicara dan kata-kata yang ditulisnya selalu menginsipari orang untuk selalu mengikutinya.

Bagi kalangan rohaniawan, di kalangan muslim atau pun di komunitas agama lain, menulis dan menerbitkan buku bisa menjadi sarana untuk menyebarkan nilai-nilai dari agama yang penulis yakini. Effeknya tentu saja dahsyat, bahkan lebih dari sekadar sebagai seorang penceramah di mimbar. Melalui buku, penyebaran nilai dan ide akan memungkinkan jangkau yang sifatnya lebih luas dalam lingkup nasional bahkan internasional. Kalau saja yang kita tulis itu benar-benar berkualitas, disukai dan menginspirasi banyak orang, buku tersebut akan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa layaknya buku-buku Abul A’la Al-Maududi, Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, Dan Brown, J.K, Rowling, Pramudya A. Toer, Helvy Tiana Rossa, dan lain-lain yang mana karya mereka diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa asing di dunia. Hmm … siapa yang tidak ingin dengan prestasi yang dahsyat tersebut?

Oleh karena itu, tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa bisnis penerbitan adalah pilihan yang tepat dan menjanjikan. Bisnis penerbitan memiliki multikeuntungan. Bisnia tidak sekadar  beorientasi materi (komersil) belaka, meskipun hal itu memang tetap tidak bisa dinafikan. Namun lebih dari itu, bisnis penerbitan bisa menjadi media edukasi untuk memberikan pencerahkan kepada manusia, mengajarkan kepada pembaca untuk menyambut peradaban baru yang lebih berkeadilan dan indah. Dengan kata lain, manusia  akan bisa menapaki sebuah kehidupan baru yang lebih modern dan lebih menjanjikan diawali dengan ilmu dan pencerahan. Dan yang menjadi corongnya adalah bisnis media penerbitan yang bersinergi dengan media-media lainnya dalam menerbitkan karya-karya bermutu dari para penulis inspiratif  dan handal yang memiliki visi memberikan pencerahan kepada pembaca menuju peradaban lebih tinggi.

About JAHAR

Reunited World Muslim

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MY FB

Arsip

MY TWEET

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

November 2011
S S R K J S M
    Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d blogger menyukai ini: