//
you're reading...
Cerita

CATATAN PRIBADI AKHIR TAHUN 2011

Hari Ahad, 25 Desember aku merasa kurang fit beraktfititas. Tapi aku paksakan diri untuk sebuah kegiatan dakwah. Siapa tahu Allah akan memberikan kesehatan jika  sisa umurku ini dipake untuk berdakwah.

Meski sebetulnya aku malu pada diriku sendiri. Dakwah belum maksimal, padahal di tahun 2005 ketika aku sakit parah, yaitu kena tipes, aku sudah ikrar pada diriku sendiri kalau aku sembuh kelak aku akan menjadi pejuang dan pembela islam yang berkontribusi untuk kebangkitan kembali peradaban islam.

Aku takkan jadi berangkat ke DPP, kalau saja Sahabatku, Firman yang sebelumnya sudah janjian denganku tidak menepati janjinya. Acara jam 8, tapi jam segini aku masih terkulai di kursi. Badan lemes. Belum mandi. Malamnya aku jaga warnet sampe sekitar setengah dua dengan perut yang melilit-lilit. Bukan karena lapar sebetulnya. Ini memang sudah melekat padaku haha. Aku  selalu menderita gangguan pencernaan kalau kecapean, sibuk, lagi banyak masalah, dll….

Firman datang jam 9. Dia habis menghalaqahi dulu orang. Subahanllah. Semangatnya syabab yang satu ini. Aku malu pada diri sendiri. Apa kontribusiku yang real untuk dakwah ini???

Sakitku berlanjut sampai ke hari berikutnya. Bawaannya pengen merem terus. Warnet untung saja Dian yang jaga. Aku jadi merepotkan semua. Merepotkan Mbak Lina yang sudah ngerokin,  beliin ini itu bahkan mau memeriksakanku ke puskesmas. Aku hanya bisa manggut-manggut aja. Terserah yang sehat saja. Tapi aku tak jadi ke puskesmas. Ada ayah dan kakak Mas Fikri, yang punya warnet. Ternyata kakaknya dokter. Sang dokter itu menanyakan keluhanku. Aku bilang ba bi bu…

Kesimpulannya gejala tieps lagi. Ini jilid ke-3 di akhir 2011. Jilid satu tahun 2005, jilid dua, kalo nggak salah tahun 2008 waktu ketika aku semester 5 pas lagi sibuk-sibuknya praktikum sejumlah mata kuliah psikodiagnostika juga pas kondisi sakuku lagi dilanda krisis sampe-sampe adikku bekerja sebelum dia bisa kuliah.

Di kala aku sakit, Allah tuh nggak pernah nelantarin, selalu saja Dia kirim orang-orang baik dan perhatian. Tahun 2005, kakakku, mamah Aghni dan Teh Halimah sangat telaten mengurusku. Kalo waktu kuliah yang nganter ke dokter Dhani Kusumawardhana, si ketua LSPI militan, yang nganter pulang biar di busnya aman katanya Mr. Irfan Hilmi, Si Ketua angkatan yang kocak. Duuh baik banget mereka. Dan Kini malaikat-malaikat itu Allah dekatkan padaku. Guru ngajiku sendiri jenguk, ust Arif.  Sahabatku, ust Agus. Subhanllah. Entah siapa juga yang bilang ke SMS Center Syarikah  Mampang sampe ngumumin juga berita tentang sakitku. Aduh malu kayak artis aja. Padahal kontribusi dakwahnya baru bisa anter buletin Al-Islam doang.

Maka betapa malunya aku, jika tahun depan aku tak berikan kontribusi terbesar bagi tegaknya kalimah Allah di planet ini. Aku harus berikan pengorbanan terbaikku demi tegakknya Daulah Al-Khilafah untuk keselamatan dunia ini.

About JAHAR

Reunited World Muslim

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MY FB

Arsip

MY TWEET

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Desember 2011
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031